Mengenal Aritmia Gangguan Irama Jantung

Aritmia adalah gangguan irama jantung berupa tidak teraturnya denyut jantung, bradikardi atau takikardi karena gangguan pembentukan/hantaran impuls
Portal Medis
Pada keadaan normal jantung berdenyut secara ritme (teratur) dengan frekuensi denyutan berkisar antara 60 sampai 100 kali permenit. Denyut jantung yang terlalu lambat dibawah 60x/m disebut bradikardi dan detak jantung yang terlalu cepat diatas 100x/m dikatakan takhikardi.
Irama jantung normal berasal dari SA Node yang menghasilkan impuls listrik 60-100 kali dalam satu menit, tanpa adanya blok atau hambatan di sepanjang sistem konduksi pada otot jantung.
Mengenal Aritmia Gangguan Irama Jantung
Source: Freepik
Singkatnya, keadaan denyut jantung yang tidak normal dengan kata lain tidak teratur, terlalu cepat atau terlalu lambat disebut aritmia atau disritmia.

Baiklah, sampai disini sebelum kita lanjutkan pembahasan lebih jauh ada baiknya sobat sehat membaca terlebih dahulu tentang Sistem Konduksi Jantung agar lebih  memahami pembahasan dalam artikel aritmia ini.

Pengertian

Aritmia adalah gangguan irama jantung berupa tidak teraturnya denyut jantung, bradikardi atau takikardi yang di timbulkan karena gangguan pada pembentukan impuls atau gangguan  pada hantaran (konduksi) impuls jantung.

Penyebab Aritmia

Ada beberapa kondisi yang menyebabkan terjadiya aritmia, diantaranya :

  1. Kondisi kekurangan Oksigen (Hypoksia)
  2. Penyakit jantung (Iskemia Miokard)
  3. Penggunaan obat - obatan, seperti : 
    • Obat anti aritmia
    • Aminofilin
    • Antidepresan Trisiklik,
    • Obat obat Golongan Digitalis
    • Kafein
  4. Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit seperti : kalium, natrium, kalsium, dan magnesium
  5. Gangguan pada jalur konduksi

Mekanisme Aritmia

Mekanisme terjadinya aritmia dapat dikarenakan oleh dua sebab, baik karena gangguan pada pembentukan impuls maupun dikarenakan oleh gangguan pada hantaran impuls.

[alert type=alert_outline alert_success]Gangguan pembentukan impuls itu sendiri dikarenakan oleh 3 hal, yaitu karena: 
  1. Peningkatan Outomatisasi
  2. Penurunan Outomatisasi
  3. Triggered Activity[/alert]

[alert type=alert_outline alert_info]Gangguan konduksi atau hantaran impuls umumnya disebabkan oleh karena: 

  1. Blok  Konduksi
  2. Adanya Mekanisme Re-entry[/alert]

Gejala Aritmia

Gejala aritmia sangat beragam, pada umumnya jantung terasa berdebar atau terasa tidak teratur bahkan sebagian kasus aritmia ringan tidak disertai gejala apa apa (asimtomatik)

Aritmia yang berat menyebabkan gangguan pompa jantung sehingga  suplai darah ke tubuh tidak adekuat. Keadaan ini jika dibiarkan dapat menyebabkan henti jantung dan bahkan kematian. Oleh karena itu ada beberapa jenis aritmia dikategorikan kedalam jenis aritmia lethal (yang mengancam jiwa)

Selain gejala diatas ada beberapa gejala lain yang dapat di rasakan, seperti :

  1. Denyut jantung terasa cepat atau lambat
  2. Dada terasa berdebar (Palpitasi)
  3. Terasa nyeri dada (Chest Pain)
  4. Pusing dan berkeringat dingin
  5. Nafas terasa sesak dan rasa tidak nyaman di dada
  6. Pening
  7. Pinsan (hiĺang kesadaran biasanya terjadi berulang kali)

Macam Macam Aritmia

Pada umumnya aritmia diklasifikasikan menjadi dua yaitu Bradiaritmia dan Takiaritmia, pengelompokan ini berdasarkan laju jantung yang terlalu lambat ataupun terlalu cepat.

Berdasarkan Mekanisme

Bradiaritmia

Takiaritmia

Lebih jelasnya dapat sobat lihat pada tabel berikut

Yang temasuk kedalam bradiaritmian adalah : Sinus Bradikardia, Blok Konduksi, Irama Pengganti Jauntional, Sick Sinus Sindrome (SSS), Irama Pengganti Ventrikal.
Berikut beberapa contoh aritmia yang termasuk kedalam takiaritmia : Sinus Takikardi, Atrial Flutter, Atrial Fibrilasi, SVT (Supra Ventrikular Takikardi), VT (Ventrikel Takikardi), VF (Ventrikel Fibrilasi)

Berdasarkan Letak

Berdasarkan letak, aritmia dibagi menjadi dua kelompok, yaitu :

Aritmia Supraventrikular

Aritmia Ventrikular

Sekian pembahasan tentang aritmia atau disritmia, semoga artikel ini bermanfaat bagi sobat sehat.

Comments
Silahkan berkomentar dengan bahasa yg santun sesuai dengan tema penbahasan dan mohon untuk tidak nyepam di blog ini