Pandemi Covid-19 tidak hanya mengubah pola hidup manusia dari segi kesehatan, namun juga mempengaruhi sektor - sektor lainnya, seperti ekonomi, sosial dan pendidikan.


Trend Pendidikan Digital Di Masa Pandemi
Source : shutterstock
Aktivitas pendidikan terganggu mulai dari pendidikan formal maupun informal, pendidikan formal terkena dampak mulai dari pendidikan pra sekolah hingga perguruan tinggi. Aktivitas belajar mengajar tidak dapat dilakukan secara tatap muka dikarenakan dampak dari wabah ini.

Seiring berjalan waktu hingga memasuki masa New Normal, aktivitas pendidikan berubah dari tatap muka secara visual di dalam kelas menjadi pembelajaran secara virtual, perlahan kondisi membawa trend pendidikan ke arah digital dimana proses pembelajaran tidak lagi terhalang oleh jarak dan tempat.

Ada beberapa media digunakan dalam digitalisasi pendidikan ini mulai dari yang paling simpel yaitu penugasan melalui media WhatsApp hingga penggunaan webinar dan metode daring.

webinar merupakan trend seminar digital yang ramai diadakan akhir - akhir ini untuk menggantikan seminar dan workshop yang tidak dapat dilakukan secara offline.

Sistem daring lebih dikenal di kalangan akademisi dimana dosen dan mahasiswa melakukan perkuliahan secara online lewat jaringan komputer maupun smart phone, penugasan dan ujian evaluasi juga dilakukan secara online melalui beberapa aplikasi pihak ke tiga dari yang gratisan hinggan aplikasi premium.

Diklat pjnhk juga salah satu yang merasakan dampak pandemi wabah corona, diklat rumah sakit pusat rujukan jantung di tanah air ini biasanya aktif mengadakan berbagai pelatihan untuk medis dan para medis, sebut saja pelatihan PKKvTD ( Pelatihan Keperawatan Kardiovasculer Tingkat Dasar) yang biasanya diadakan sampai 3 atau 4 gelombang dalam setahun, untuk tahun 2020 ini baru terlaksana untuk 2 gelombang yaitu gelombang 1 secara offline dan gelombang 2 secara online.

PKKvTD II 2020 ini merupakan angkatan yang perdana merasakan pelatihan secara virtual dari diklat pjnhk. Media pembelajaran yang digunakan adalah aplikasi Zoom untuk penyampaian materi pelatihan, google classroom sebagai media penugasan bagi peserta didik dan aplikasi quizizz sebagai media ujian evaluasi.

Perpaduan 3 media tersebut diharapkan terjadinya interaksi virtual antara pendidik dan peserta didik, walaupun keefektifannya tidak dapat menggantikan metode offline yang telah sekian lama digunakan untuk mencetak tenaga medis dan para medis yang terampil.

Beberapa dokumentasi dari aktivitas pembelajaran terlihat di publikasikan di akun instagram resmi @diklat_pjnhk.

Trend Pendidikan Digital Di Masa Pandemi
Source : @diklat_pjnhk
Trend pendidikan digital di masa pandemi covid 19 ini mempunyai cerita tersendiri bagi lembaga pendidikan, pendidik dan peserta didik, siap atau tidak gerbang revolusi industri 4.0 sudah di hadapan. Dunia pendidikan juga  sudah saatnya ambil bagian dalam mempersiapkan individu global dan mencetak sumber daya yang siap menyongsong industri 4.0 dimasa mendatang.

Moment pandemi ini memberikan stimulus bagi sektor pendidikan untuk mencari dan menyiapkan metode pendidikan 4.0 sehingga tenaga pendidik dan peserta didik siap menghadapi tantangan  revolusi 4.0.

0Komentar

Silahkan berkomentar dengan bahasa yg santun sesuai dengan tema penbahasan dan mohon untuk tidak nyepam di blog ini

Sebelumnya Selanjutnya